Rakor APTISI Sumsel 2026: UIGM Siap Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kemitraan Strategis Kampus

IGMTVnews.com —– Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), Dr. H. Marzuki Alie, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah II Sumatera Selatan yang digelar pada 19-20 Januari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Graha Universitas Lembah Dempo (ULD), Kota Pagar Alam ini, menjadi forum strategis bagi para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) untuk membahas penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang berdampak melalui integrasi Tri Dharma dan penguatan kemitraan.

Dalam kunjungan ini, Rektor didampingi oleh Prof. Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D., dan Dr. Herry Setiawan.

Rakor dengan tema “Membangun Ekosistem Perguruan Tinggi yang Berdampak: Integrasi dan Tri Dharma Penguatan Kemitraan” ini dihadiri langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II, Hadir pula tokoh penting lainnya seperti Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, Ketua DPRD Kota Pagar Alam Hj. Jenni Shandiyah, S.E., M.H., serta Ketua APTISI Sumsel Dr. Drs. Muhamad Helmi, M.S. Rektor Universitas Lembah Dempo, Dr. Elvera, S.E., M.Sc., bertindak sebagai Ketua Panitia penyelenggara yang mengoordinasikan kehadiran pimpinan kampus swasta dari seluruh penjuru Sumatera Selatan.

Dalam forum tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc menekankan bahwa tantangan tata kelola perguruan tinggi ke depan akan semakin berat seiring munculnya penyedia mikro-kredensial dan kursus keterampilan spesifik. Oleh karena itu, sinergi antarkampus menjadi kunci utama agar institusi pendidikan tinggi tetap relevan dan berdaya saing. Selain sinkronisasi kebijakan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar-perguruan tinggi guna mempererat kolaborasi akademik dan riset di masa depan.

“Kerja sama yang solid antar-institusi adalah benteng utama kita dalam menghadapi disrupsi pendidikan global, sehingga setiap kampus swasta harus saling menguatkan alih-alih hanya berkompetisi secara sempit,” ujar Prof. Iskhaq.

Pembina dan Ketua Dewan Penasihat APTISI Sumsel, Dr H Marzuki Ali memberikan bobot tersendiri dalam diskusi mengenai percepatan transformasi digital kampus. Melalui pertemuan ini, APTISI Sumsel berkomitmen untuk menciptakan tata kelola yang adaptif dan berorientasi pada mutu pendidikan tinggi yang berkualitas di era globalisasi. “Sinergi yang tercipta dalam forum ini harus mampu memicu lahirnya kebijakan kampus yang responsif terhadap kebutuhan industri dan tantangan zaman, demi mencetak sumber daya manusia yang unggul bagi Sumatera Selatan,” pungkasnya. (andhiko ta)