IGMTVnews.com —– Himpunan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Indo Global Mandiri (IGM) menyelenggarakan seminar edukatif mengenai prosedur Lockout Tagout (LOTO).
Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa ini mengajarkan teknik pengendalian energi berbahaya di dunia industri.

Seminar ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam mencetak tenaga profesional yang siap pakai dan memahami standar keamanan kerja yang ketat, terutama di sektor risiko tinggi. Ketua Program Studi K3 UIGM, Avicenna, Ph.D., menyambut positif inisiatif mahasiswa yang berkolaborasi untuk menyelenggarakan forum ilmiah ini sebagai penambah wawasan praktis di luar jam kuliah formal.
“Pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko adalah fondasi utama bagi setiap calon ahli K3 agar mampu menciptakan lingkungan kerja yang nol kecelakaan di masa depan,” ujar Avicenna.

Salah satu alumni sukses Prodi K3 UIGM yang kini berkarier sebagai praktisi, Adi Masgit Utama, S.Tr. K.K.K. menjelaskan bahwa LOTO merupakan serangkaian praktik khusus untuk mengisolasi sumber energi berbahaya selama aktivitas servis atau pemeliharaan mesin.
Menurutnya, prosedur ini sangat krusial diterapkan di sektor migas dan manufaktur untuk memastikan peralatan tidak dapat dijalankan secara tidak sengaja yang dapat mencederai pekerja. Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa lockout adalah tindakan fisik mengunci perangkat pengisolasi energi, sementara tagout adalah pemasangan label peringatan agar mesin tidak dihidupkan kembali selama proses perbaikan berlangsung.

“Dunia industri, khususnya migas, sangat membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya paham teori, tetapi memiliki kedisiplinan tinggi dalam menerapkan setiap detil prosedur penguncian energi,” pungkasnya. (andhiko ta)


