IGMTVnews.com —– Yayasan Indo Global Mandiri (IGM) meraih Juara II Paritrana Award 2024 untuk kategori Badan Usaha Sektor Pendidikan tingkat Sumatera Selatan.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dalam sebuah acara megah yang digelar di Ballroom Hotel Arya Duta, Palembang, pada Rabu (27/8/2025). Keberhasilan ini menjadi pengakuan atas komitmen Yayasan IGM dalam memberikan perlindungan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh karyawannya, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai institusi yang peduli terhadap hak-hak para pekerjanya.
Paritrana Award merupakan program penghargaan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), serta BPJS Ketenagakerjaan. Ajang ini diberikan kepada pemerintah daerah dan badan usaha yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Raihan ini membuktikan jika pentingnya peran lembaga pendidikan dalam memastikan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pendidik dan stafnya. Hal ini juga menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan harus sejalan dengan perhatian terhadap sumber daya manusianya.
Ketua Yayasan IGM, M. Fadhiel Alie, B.I.T, M.T.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas penghargaan ini. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial yang layak bagi seluruh karyawan, baik guru, dosen, maupun staf di lingkungan Yayasan IGM. Kami selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sejahtera, karena kami percaya bahwa kesejahteraan karyawan adalah kunci dari kualitas pendidikan yang kami berikan,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol, melainkan juga motivasi bagi Yayasan IGM untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan bagi seluruh karyawannya. Dengan adanya perlindungan yang memadai, diharapkan para tenaga pendidik dan staf dapat bekerja dengan tenang dan optimal, sehingga dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam mencetak generasi muda yang berkualitas.
“Kita harap, hasil ini dapat menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk memberikan perhatian yang sama terhadap perlindungan sosial bagi para pekerjanya, sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (andhiko ta)