IGMTVnews.com —– Pemerintah telah menetapkan daftar terbaru proyek jalan tol yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator (PMK) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Aturan tersebut merupakan perubahan kedelapan atas regulasi daftar PSN dan menjadi bagian dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ada 50 ruas jalan tol yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali yang masuk dalam PSN. Empat di antaranya ada di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Yakni Tol Betung (Sp Sekayu)-Tempino-Jambi, yang jadi bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS).
Lalu, ada Tol Simpang Indralaya-Muara Enim dan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu, kedua ruas ini bagian dari JTSS. Terakhir, ada Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung), yang akan tersambung ke Tol Betung-Jambi.
“Target operasi di tahun 2026 yaitu sekitar 308,70 km,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Roy Rizali Anwar. Pada kurun 2020 hingga 2024 telah beroperasi tol sepanjang 932,60 km. Sementara itu, capaian pada 2025 sepanjang 147,73 km. Jadi, hingga akhir 2025, total kumulatif jalan tol yang beroperasi mencapai 1.076,33 km.
Pemerintah terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan tol di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kelancaran mobilitas nasional. Pada tahun ini, sejumlah ruas tol baru ditargetkan mulai beroperasi dan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, serta mendukung pergerakan logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Untuk itu, sejumlah proyek tol tersebut tersebar di Pulau Sumatera hingga Jawa tengah dikebut penyelesaiannya agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Daerah yang dilewati beberapa ruas tol di Sumsel menyambut baik prioritas pemerintah pusat tersebut.
Anggota DPR-RI HM Giri Ramanda N Kiemas telah memastikan kalau pembangunan tol Prabumulih-Muara Enim akan dilanjutkan. “2026 pembangunan jalan tol Muara Enim yang terhubung dengan Tol Prabumulih dilanjutkan,” ujar dia.
Begitu pula dengan Tol Lubuk Linggau-Bengkulu dalam PSN 2026. “Kebutuhan jalan tol Lubuk Linggau-Bengkulu sejatinya sangat diperlukan dalam mempermudah akses warga,” ungkap Malik, warga Lubuk Linggau.
Dirinya berharap pembangunan jalan tol tersebut dapat segera terealisasi. Tak hanya sebagai akses penghubung lintas provinsi, tapi juga penopang kemajuan ekonomi. Hal ini juga diyakini Faizal, warga lain. Dengan adanya tol itu, ia optimis akan membawa dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)


