IGMTVnews.com —– Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) melalui Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) serta Geomatika melaksanakan asistensi rancangan akhir Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025–2029 bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (8/6)
Kegiatan yang dihadiri tim reviewer dan pemangku kepentingan ini bertujuan mengevaluasi, menyinkronkan kebijakan, serta menyempurnakan dokumen agar selaras dengan arah pembangunan daerah dan nasional. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan instrumen hukum yang dilahirkan benar-benar siap diimplementasikan di lapangan.

“Pertemuan ini menjadi penentu kelayakan dokumen sebelum disahkan menjadi regulasi daerah,” ujar Ketua Tim Penyusun sekaligus Ketua Prodi PWK UIGM, Dr. Ir. Endy Agustian, S.T., M.Eng.
Asistensi ini, lanjutnya, membedah secara mendalam identifikasi risiko, analisis kerentanan wilayah, kapasitas daerah, strategi mitigasi, hingga penguatan kelembagaan penanggulangan bencana di Ogan Ilir.
Ia mengatakan, penulisan dokumen strategis ini memadukan pendekatan tata ruang wilayah dengan pemanfaatan data geospasial yang akurat agar menghasilkan kebijakan yang aplikatif. Integrasi data tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam merumuskan pemetaan zona rawan secara presisi.
“Kami mengawinkan analisis kebencanaan dengan ilmu perencanaan wilayah guna memastikan akurasi data pemetaan wilayah terdampak,” jelas Endy.

Selain itu, kata dia, RPB ini diproyeksikan menjadi pedoman komprehensif dalam penguatan mitigasi dan adaptasi kebencanaan di Kabupaten Ogan Ilir. Hasil evaluasi akhir ini diharapkan mampu mempercepat finalisasi dokumen agar tata kelola kebencanaan berbasis data di Ogan Ilir dapat segera terwujud demi menciptakan wilayah yang aman dan berkelanjutan. Dokumen yang tangguh dinilai akan menyelamatkan ruang hidup masyarakat di masa depan.
“Dokumen ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan cetak biru keselamatan warga Ogan Ilir untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya. (andhiko ta)


