IGMTVnews.com —– Mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) mengikuti pengenalan laboratorium anatomi dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Selasa (15/9).
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama bagi angkatan ketiga mahasiswa FK UIGM yang baru memulai perjalanan akademik mereka. Dosen Pengampu FK UIGM, dr. Theofilus Aswadi, AIFO-K, menjelaskan pengenalan laboratorium anatomi merupakan momen krusial dalam pendidikan kedokteran.

“Ini adalah salah satu tahap paling penting yang akan mereka lalui selama pendidikan kedokteran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru berkesempatan untuk mempelajari anatomi tubuh manusia secara langsung menggunakan jenazah sebagai media pembelajaran utama. Metode ini merujuk pada semboyan dasar pendidikan kedokteran, mortui vivos docent, yang berarti orang mati mengajarkan yang hidup.
Theofilus menegaskan proses tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam memahami struktur tubuh manusia sebelum memasuki tahap pendidikan klinis. “Semboyan itu mengingatkan mahasiswa bahwa ilmu kedokteran dibangun di atas penghormatan terhadap jasa para pendonor jenazah,” jelasnya.

Ia menambahkan program studi kedokteran termasuk salah satu yang paling kompetitif, sehingga mahasiswa yang terpilih pada angkatan ketiga ini diharapkan dapat memanfaatkan setiap proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Pengenalan laboratorium anatomi sejak awal perkuliahan bertujuan mempersiapkan mental dan keilmuan mahasiswa secara bertahap.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa profesi dokter menuntut kesiapan ilmu sekaligus kesiapan mental,” ujarnya.
Theofilus berharap pengalaman pertama di laboratorium anatomi dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa baru dalam menjalani pendidikan kedokteran ke depan. Ia menekankan pentingnya sikap hormat dan disiplin dalam setiap proses pembelajaran di laboratorium tersebut. “Hormati setiap proses belajar, karena itu akan membentuk karakter kalian sebagai calon dokter,” pungkasnya. (andhiko ta)


