Rektor IGM: Kami Luluskan Tiga Tipe Manusia Masa Depan, Pembelajar, Pencipta, dan Tangguh

IGMTVnews.com —– Rektor Universitas Indo Global Mandiri (IGM) Dr H Marzuki Alie, Ph.D menyebut kampusnya menciptakan lulusan dengan tiga tipe yang siap terjun ke dunia nyata, yakni pembelajar, pencipta, dan tangguh. Ketiganya disampaikan di hadapan wisudawan sebagai pegangan setelah lulus.

“Tiga tipe inilah yang harus kalian bawa keluar dari ruangan ini,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk Tipe pertama adalah pembelajar seumur hidup atau life-long learner. Menurutnya, menyebut ijazah yang diberikan hari ini memiliki masa kedaluwarsa dua tahun. Menurutnya, lulusan yang tidak memperbarui keterampilan, tidak mengikuti sertifikasi, dan tidak mempelajari AI baru akan tertinggal.

“Wisuda ini justru hari pertama kalian harus belajar lagi,” ujarnya.

Tipe kedua adalah pencipta atau creator, bukan sekadar pengguna. Ia menilai banyak mahasiswa hebat yang selama ini hanya menjadi pengguna TikTok, Shopee, dan ChatGPT. Ia meminta peran itu dibalik mulai besok. “Jangan biarkan teknologi memakai kalian, kalianlah yang harus memakai teknologi,” tegasnya.

Ia mencontohkan, wisudawan bisa membuat solusi berbasis AI untuk warung milik ibu mereka atau merancang desain bagi pelaku UMKM di Palembang. Langkah kecil seperti itu, menurutnya, menjadi awal untuk bergeser dari konsumen menjadi pembuat. “Dari warung sendiri pun kalian sudah bisa mulai mencipta,” katanya.

Tipe ketiga adalah manusia tangguh atau resilient, yang disebut sebagai inti dari filosofi tujuh kali jatuh delapan kali bangkit. Ia menyatakan, di masa depan yang menang bukan lulusan ber-IPK 4,0, melainkan mereka yang paling tahan banting saat orang lain menyerah. Ia mengibaratkannya seperti bambu yang ditekuk hampir patah, tetapi melesat lebih tinggi ketika dilepas.

“Saya mau kalian jadi bambu itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Universitas Indo Global Mandiri menggelar prosesi Wisuda ke-XXIV Tahun 2026 bagi 472 wisudawan di Golden Sriwijaya Building, Jalan Gubernur H Bastari, Kota Palembang, Sabtu (24/10). (andhiko ta)