LLDIKTI Wilayah II Serahkan SK Guru Besar dan Lektor Kepala untuk Tiga Dosen Universitas IGM

IGMTVnews.com —– Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan fungsional kepada tiga tenaga pengajar berprestasi dari Universitas Indo Global Mandiri (UIGM).

Penyerahan dokumen penting ini dipimpin langsung oleh Ketua LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Ishaq Iskandar, M.Sc., sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan pencapaian akademik para dosen dalam memenuhi kualifikasi tertinggi di dunia pendidikan tinggi.

Salah satu SK yang diserahkan adalah pengukuhan jabatan fungsional tertinggi sebagai Guru Besar yang diberikan kepada Prof. Darius Antoni, S.Kom., M.M., Ph.D. Pencapaian gelar Profesor ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi universitas karena menunjukkan kapasitas kepakaran dosen UIGM yang telah diakui secara nasional dan internasional.

Ketua LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Ishaq Iskandar, menekankan kenaikan jabatan fungsional adalah bukti nyata produktivitas dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kenaikan jabatan akademik ini merupakan tanggung jawab besar bagi setiap dosen untuk terus menjadi lokomotif inovasi dan pemikiran kritis demi kemajuan literasi bangsa,” ujar Prof. Ishaq Iskandar.

Selain jabatan Guru Besar, LLDIKTI Wilayah II juga menyerahkan SK untuk dua dosen yang naik jenjang menjadi Lektor Kepala. Mereka adalah Dr. Terttiaavini, S.Kom., M.Kom., yang merupakan dosen tetap pada Program Studi Magister Ilmu Komputer, serta Assoc. Prof. Jaya Nur Iman, S.Pd., M.Pd., yang merupakan tenaga pengajar di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Kenaikan jabatan kedua akademisi ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pengajaran dan penelitian, terutama pada jenjang pascasarjana dan pendidikan bahasa, yang menjadi salah satu pilar keunggulan di Universitas IGM.

“Kami mendorong para dosen untuk tidak berhenti di titik ini dan terus memacu publikasi ilmiah serta pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (andhiko ta)