IGMTVnews.com —– Dosen Universitas Indo Global Mandiri (IGM) Dr. Ir. H. Endy Agustian, S.T., M.Eng ditunjuk menjadi salah satu dewan juri dalam ajang ajang Grand Final Putra Putri Duta Sekolah Kota Palembang 2026.
Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan wadah strategis untuk menjaring pelajar berprestasi yang akan mengemban misi sebagai agen perubahan di lingkungan pendidikan. Rangkaian acara dimulai dari seleksi administrasi yang ketat, penampilan bakat, hingga sesi presentasi advokasi pendidikan.
Kehadiran Dr. Endy Agustian yang juga menjabat sebagai Kaprodi Perencanaan Wilayah dan Kota UIGM memberikan bobot akademis dalam menilai visi dan misi para peserta. “Kami ingin memastikan bahwa pemenang yang terpilih memiliki kedalaman berpikir dan mampu menawarkan solusi konkret bagi tantangan pendidikan di sekolah mereka masing-masing,” ujarnya.

Para finalis yang berhasil mencapai tahap Grand Final ini sebelumnya telah melewati proses panjang, mulai dari seleksi tingkat sekolah hingga masa karantina. Peran Duta Sekolah dinilai sangat vital dalam mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yakni pendidikan berkualitas. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak literasi dan penguatan karakter bagi rekan sejawatnya. “Seorang duta tidak hanya bermodalkan penampilan, tetapi harus menjadi representasi nilai-nilai inklusivitas dan semangat belajar tanpa batas di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pelaksanaan acara ini melibatkan kolaborasi luas antara Ikatan Duta Sekolah Kota Palembang, Dinas Pendidikan, hingga berbagai organisasi lokal. Selain Dr. Endy dari unsur akademisi, dewan juri juga diisi oleh pakar pageant dari Bujang Gadis Palembang, Cek Ayu Palembang, serta desainer profesional. Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk melahirkan sosok pelajar yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang mumpuni. “Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa tanggung jawab mencetak generasi emas adalah tugas kolektif antara pemerintah, praktisi, dan institusi pendidikan,” jelasnya.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir inspirator muda yang mampu membawa perubahan positif bagi wajah pendidikan di Kota Palembang. Program ini menjadi sarana menanamkan kesadaran sosial dan soft skills yang tidak selalu didapatkan di dalam kelas formal. Dengan visi yang berkelanjutan, Duta Sekolah diproyeksikan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang bermutu. “Kita sedang menyiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap nasib pendidikan di daerahnya,” pungkasnya. (andhiko ta)


