IGMTVnews.com —– Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) terpilih sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tahun 2025.
Forum yang mempertemukan perwakilan mahasiswa dari berbagai provinsi ini menjadi panggung strategis untuk merumuskan langkah nyata serta memperkuat peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dan agen perubahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna memberikan dukungan moril terhadap pergerakan mahasiswa yang konstruktif.
Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Deva Oktavianus Riza, menegaskan mahasiswa adalah aset berharga bagi bangsa dan daerah. Pemerintah berharap mahasiswa dapat terus menjaga daya kritisnya namun tetap dibarengi dengan etika, kecerdasan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi. Pemprov Sumsel menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam menyumbangkan ide untuk pembangunan daerah.

“Kekuatan mahasiswa terletak pada keberanian menyuarakan kebenaran yang dibalut dengan etika berorganisasi, sehingga setiap tuntutan yang lahir menjadi solusi yang matang bagi kemajuan Sumatera Selatan,” ujar Deva.
Kepala Biro Kerja Sama Universitas IGM, Dr. Fauziah Afriyani, menyambut positif semangat para peserta dan menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan. UIGM mengapresiasi keberanian mahasiswa untuk berorganisasi dan menjadikan forum ini sebagai wadah untuk menunjukkan integritas serta gagasan intelektual yang murni. Pihak universitas memandang Rakerwil ini sebagai peluang emas bagi mahasiswa untuk melahirkan program kerja nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat kampus maupun regional.
“Forum ini merupakan laboratorium intelektual bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa gagasan besar harus diimbangi dengan integritas diri yang kokoh agar mampu memberikan perubahan nyata,” ujar Fauziah.

Menurutnya, forum Rakerwil BEM SI ini diharapkan menjadi tempat di mana mentalitas, kecerdasan intelektual, dan kematangan emosional mahasiswa ditempa secara bersamaan. UIGM mendorong agar seluruh delegasi menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menciptakan pergerakan mahasiswa yang lebih inklusif dan solutif terhadap berbagai isu kerakyatan.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil mahasiswa dalam forum ini didasari oleh kecerdasan emosional yang stabil guna melahirkan langkah-langkah besar yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (andhiko ta)


