SD Plus IGM “Serahkan Kembali” 94 Siswa Kelas VI Angkatan XV kepada Orang Tua

IGMTVnews.com —– Sebanyak 94 siswa kelas VI Angkatan XV SD Plus Indo Global Mandiri (IGM) secara resmi diserahkan kembali kepada orang tua setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan tingkat sekolah dasar pada Sabtu (23/5).

Kepala SD Plus IGM, Mefi Laranti, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya saat mengenang kembali perjalanan awal para siswa yang memulai masa sekolah dari dasar membaca hingga kini tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan pintar.

“Melihat transformasi anak-anak dari langkah kecil di kelas satu hingga menjadi sosok yang dewasa hari ini adalah sebuah capaian emosional yang luar biasa bagi kami para pendidik,” ujarnya.

Ia menegaskan momentum kelulusan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang awal bagi seluruh alumni untuk menapakkan kaki menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi mengejar cita-cita sebagai generasi penerus bangsa. Ia menyatakan bekal ilmu yang telah diberikan selama enam tahun terakhir diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh untuk menghadapi tantangan akademis berikutnya di tingkat sekolah menengah.

“Langkah yang kalian ambil hari ini adalah fondasi krusial untuk membentuk karakter pemimpin, ilmuwan, serta penggerak kemajuan negara di masa depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen sekolah juga menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan serta mendampingi proses tumbuh kembang putra-putri mereka bersama para guru.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan terhadap siswa terbaik, antara lain, Muhammad Darrel Athaillah Miraya 6B dengan nilai 96,89 (Juara Terbaik 3); Ahmad Michael Taman 6C dengan nilai 97,00 (Juara Terbaik 2); dan Muhammad Khafani Abiyyu Febrian 6A dengan nilai 97,59 sebagai terbaik Pertama.

Ia mengatakan, tekad institusinya untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan terbaik demi memenuhi harapan masyarakat luas. “Kemitraan yang kuat antara sekolah dan orang tua selama enam tahun ini adalah kunci utama keberhasilan akademis serta pembentukan moral anak, sehingga kami meminta ditekankan agar mereka tetap berprestasi, berakhlak, berintegritas, dan bermoral tinggi,” pungkasnya. (andhiko ta)