IGMTVnews.com —– Kepala LLDikti Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, mengungkapkan bahwa Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) merupakan yang pertama kali terbit izinnya dari lima usulan pendirian fakultas kedokteran yang sempat direkomendasikan.
Hal itu disampaikannya dalam peringatan Dies Natalis ke-2 Fakultas Kedokteran Universitas IGM, Sabtu (19/9).

Iskhaq menyebut capaian tersebut sebagai sebuah kebanggaan tersendiri, mengingat proses pendirian fakultas kedokteran bukan perkara mudah dan memerlukan berbagai tahapan panjang.
Ia menilai lahirnya FK di UIGM turut membuka akses pendidikan kedokteran yang lebih luas bagi masyarakat. “Dari sekian usulan yang ada, UIGM yang lebih dulu diberi kepercayaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan FK UIGM membuka ruang bagi anak-anak dari desa untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang dokter, sesuatu yang menurutnya selama ini masih menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di daerah.
Menurutnya, akses pendidikan kedokteran seharusnya tidak hanya terbuka bagi kalangan tertentu. “Cita-cita menjadi dokter kini bukan lagi hal yang mustahil bagi anak desa,” katanya.
Iskhaq menegaskan bahwa pendidikan di FK Universitas IGM tidak hanya berfokus pada pengasahan keterampilan medis, tetapi juga pembentukan hati nurani dan empati mahasiswa, khususnya saat terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Ia berharap lulusan FK Universitas IGM kelak menjadi dokter yang tidak hanya kompeten secara ilmu, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Ilmu tanpa empati hanya akan menjadi keterampilan tanpa makna,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh tanpa melupakan tempat asal mereka. Ia mengingatkan bahwa ilmu yang telah didapat semestinya kembali bermanfaat bagi kampung halaman masing-masing. “Setinggi apa pun ilmu kalian, jangan pernah lupa jalan pulang ke kampung halaman,” pungkasnya. (andhiko ta)


