Grand Launching Al-Mukhtar, Herman Deru Minta KBIH Hadirkan Layanan Berbeda

IGMTVnews.com —– Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) harus memiliki pelayanan yang menonjol dan berbeda agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Grand Launching Travel Umrah dan Haji Khusus Al-Mukhtar by Bayt Al-Qur’an Al-Akbar yang digelar di Graha IGM, Minggu (3/5).

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut kehadiran Al-Mukhtar bukan sekadar bisnis, melainkan membawa misi mulia untuk memfasilitasi masyarakat Sumsel dan Indonesia dalam menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Herman Deru menekankan bahwa layanan haji dan umrah pada dasarnya cenderung standar, mulai dari hotel, transportasi, hingga fasilitas lainnya. Oleh karena itu, menurutnya, aspek yang paling menentukan kepuasan jemaah adalah kualitas bimbingan.

“Yang diinginkan jemaah itu bimbingan yang benar, rasa nyaman, serta pembimbing atau muthawif yang memahami kebutuhan jemaah—kapan harus istirahat dan kapan beribadah,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya inovasi pelayanan sebagai pembeda. “Karena harga relatif sama, maka KBIH harus punya sesuatu yang menonjol dan mudah diingat oleh jemaah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti peran penting muthawif yang harus memiliki kapasitas keilmuan dan kemampuan teknologi. “Muthawif harus menjadi kamus berjalan dan juga harus dibekali kemampuan IT agar bisa memberikan pelayanan maksimal,” tegasnya.

Menurutnya, kepekaan petugas terhadap kebutuhan jemaah juga masih perlu ditingkatkan. Ia pun optimistis KBIH Al-Mukhtar dapat berkembang menjadi lembaga besar. “Saya yakin KBIH ini menjadi KBIH besar ke depan, apalagi dikelola oleh tokoh-tokoh terkenal baik di Sumsel maupun nasional,” pungkasnya. (andhiko ta)