Refleksi 1 Muharram 2026: GMI Tekankan Pentingnya Jati Diri Muslimah Pejuang Dakwah

IGMTVnews.com —– Gerak Muslimat Indonesia (GMI) menggelar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Tahun Baru 1 Muharram 2026/1448 Hijriah di Aula Kediaman Pribadi Pembina Yayasan IGM, Dr. Hj. Asmawati.

Acara yang digagas oleh ormas perempuan ini mengusung tajuk “Perempuan Tangguh dalam Sejarah Muharram” sebagai bentuk reaktualisasi peran muslimah.

Founder GMI, Ummi Irena Handono, dalam tausyiahnya mengingatkan seluruh jemaah yang hadir akan ancaman degradasi moral jika umat bersikap pasif terhadap perkembangan zaman.

“Kehilangan jati diri adalah ancaman terbesar bagi umat, dan itu pasti terjadi kalau kita hanya memilih untuk berdiam diri,” tegas Irena.

Bagi umat muslim, pergantian tahun hijriah dinilai bukan sekadar seremoni perubahan angka kalender, melainkan momentum krusial untuk melakukan refleksi dan introspeksi spiritual yang mendalam. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah menjadi fondasi nilai pengorbanan, kesabaran, serta transformasi sosial menuju tatanan kehidupan yang jauh lebih baik. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menakar kualitas ibadah setahun lalu sekaligus memantapkan resolusi baru.

“Setiap langkah kaki kita menuju majelis ilmu ini akan dicatat langsung sebagai amal saleh yang mendatangkan keridaan Allah SWT,” ujar Ketua Umum GMI, dr. H. Asmawati, M.M.

Melalui tausyiah yang disampaikan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan asupan ilmu pengetahuan baru serta menyerap aspirasi para anggotanya dalam menjalankan misi syiar di masyarakat.

Sejarah mencatat bahwa kaum perempuan selalu mengambil peran strategis dan berdiri di garda depan dalam mendukung perjuangan dakwah Rasulullah sejak awal perkembangan Islam. Penegasan peran ini menjadi penting agar generasi muslimah masa kini tetap memiliki ketangguhan yang sama dalam menghadapi tantangan lingkungan masing-masing. “Peringatan ini adalah pengingat bahwa kepemimpinan keputrian dalam dakwah harus terus dihidupkan di era modern,” pungkasnya. (andhiko ta)