IGMTVnews.com —– Program Studi Perbankan Digital Syariah, Fakultas Bisnis dan Syariah (FBS) Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) menggelar Pelatihan Apraisal Collateral bagi mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan menilai agunan sebelum diajukan sebagai jaminan pinjaman kepada bank.
Kepala Program Studi Perbankan Digital Syariah UIGM Fadila S.E.I., M.Si menjelaskan, pelatihan ini melatih mahasiswa menghitung kelayakan nilai agunan seperti rumah atau tanah sesuai lokasi, mengingat nilai aset di perkotaan berbeda dengan di pedesaan.
Ia menyebut kemampuan ini penting agar mahasiswa memahami proses penilaian sebelum bank menyetujui pengajuan pinjaman nasabah. “Nilai tanah di tengah kota jelas berbeda dengan di pedesaan, itu yang harus bisa dihitung mahasiswa,” ujarnya.

Fadila menambahkan, pelatihan turut membahas sejumlah komponen penilaian lain di luar agunan, seperti karakter calon nasabah, riwayat pembayaran utang di bank lain, hingga status pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK atau yang dikenal dengan BI Checking. Menurutnya, kelayakan pinjaman tidak semata ditentukan oleh kepemilikan aset. “Bukan berarti punya uang lalu bisa langsung dapat pinjaman, semua harus melalui proses penilaian dan survei lapangan,” katanya.

Pelatihan ini menghadirkan konsultan perbankan Dika Perkasa yang memiliki pengalaman sekitar 23 tahun sebagai banker, termasuk pernah bertugas di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester delapan yang akan menempuh ujian skripsi sebagai tambahan kompetensi, dengan sertifikat pendamping ijazah yang diberikan sesuai penilaian masing-masing peserta.
“Sertifikat ini menjadi bukti kompetensi tambahan bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja,” pungkasnya. (andhiko ta)


