Kolaborasi Universitas Indo Global Mandiri – UTHM Bahas Transformasi Digital Pemerintahan

IGMTVnews.com —– Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) menggelar Guest Lecturer internasional bertajuk “Exploring Malaysia: Big Data & Public Governance” di Ruang Teater UIGM, Rabu (9/9).

Kegiatan ini menghadirkan tiga akademisi dari Malaysia, yakni Dr. Zahrul Akmal bin Damin, Dr. Harliana Halim, dan Dr. Riki Rahman, dalam kerja sama dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). “Kolaborasi ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung praktik tata kelola pemerintahan berbasis teknologi di negara lain,” ujar Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UIGM, Dwiki Adi Putra, S.A.P., M.Si.

Kegiatan mengangkat tema “Artificial Intelligence and Public Governance: Rethinking Policy, Ethics, and Citizen Service Delivery“, yang membedah peran big data dan kecerdasan buatan dalam perumusan kebijakan publik, etika tata kelola, hingga pelayanan masyarakat. Forum ini dirancang sebagai ruang diskusi strategis lintas disiplin ilmu, mulai dari pemerintahan, sosiologi, hingga hubungan internasional.

“Isu transformasi digital dalam pemerintahan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, sebab menyangkut langsung kualitas layanan kepada warga negara,” katanya.

Dwiki menyebut kolaborasi dengan UTHM merupakan bagian dari langkah strategis prodi memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu digitalisasi dan e-government di tingkat regional. Menurutnya, kemitraan lintas negara semacam ini turut menjadi pijakan penting dalam upaya Prodi Ilmu Pemerintahan UIGM menuju predikat akreditasi Unggul. “Jejaring akademik internasional seperti ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk bersaing di level global,” kata dia.

Melalui skema Diktisaintek Berdampak, kolaborasi tersebut diharapkan mencetak lulusan Ilmu Pemerintahan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan tata kelola publik berbasis teknologi. “Lulusan ke depan harus mampu menjawab tantangan pemerintahan digital, bukan sekadar memahami teorinya,” pungkasnya. (andhiko ta)