Rampungkan Pendidikan, SMA LTI IGM Lepas 104 siswa ke Jenjang Perguruan Tinggi

IGMTVnews.com —– SMA LTI Indo Global Mandiri (IGM) menggelar prosesi pelepasan siswa kelas XII angkatan XXII di IGM Convention Center, Sabtu (9/5).

Sebanyak 104 siswa secara resmi dikembalikan kepada orang tua setelah menyelesaikan masa pendidikan menengah mereka.

Kepala SMA LTI IGM, H. Hadi Wijaya, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi para siswa dan tenaga pengajar. Tak hanya itu, pelepasan ini juga menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memaparkan capaian prestasi akademik yang menunjukkan tren peningkatan signifikan setiap tahunnya, khususnya dalam tingkat kelulusan siswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi nasional.

Berdasarkan data sekolah, persentase kelulusan siswa IGM di PTN se-Indonesia terus merangkak naik, di mana pada tahun ajaran 2023/2024 mencapai 78,08 persen dan meningkat menjadi 85,91 persen pada tahun ajaran 2024/2025.

Capaian tersebut diklaim melampaui rata-rata sekolah swasta maupun negeri di wilayah Sumatera Selatan.

Untuk tahun ajaran 2025/2026, pihak sekolah menaruh harapan besar agar angka tersebut dapat kembali terlampaui seiring dengan tren positif yang ada.

Prestasi paling mencolok terlihat pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pada tahun ajaran 2025/2026 ini, tingkat kelulusan SNBP mencapai angka 54,76 persen atau sebanyak 23 orang siswa, melonjak tajam dari tahun sebelumnya yang berada di angka 38,02 persen.

Angka ini menempatkan SMA LTI IGM sebagai sekolah dengan persentase kelulusan SNBP tertinggi di Kota Palembang.

“Ini persentase tertinggi di Kota Palembang, secara persentase melampaui sekolah swasta dan negeri di Sumsel. Tentunya, keberhasilan sebagai bukti efektivitas pola pembinaan karakter dan akademik yang diterapkan di lingkungan sekolah selama tiga tahun terakhir,” paparnya.

Selain memaparkan data prestasi, Hadi Wijaya juga menitipkan pesan mendalam kepada para alumni angkatan XXII.

Ia menekankan tiga poin utama yakni menjaga nama baik almamater di mana pun berada, mempertahankan kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama di sekolah, serta terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Jaga nama baik almamater, pertahankan kebiasaan baik yang sudah ditanamkan, dan tingkatkan kualitas serta kapasitas diri kalian,” pungkasnya. (andhiko ta)