IGMTVnews.com —– Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas Indo Global Mandiri 2026 diisi dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi seluruh mahasiswa baru.
Penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Yeni Yulita, S.KM, yang mengajak mahasiswa untuk menjauhi peredaran dan penyalahgunaan narkotika sejak awal masa perkuliahan. “Mahasiswa baru harus punya bekal pengetahuan yang cukup agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba,” ujar Yeni.

Dalam paparannya, Yeni menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika umumnya dipicu oleh tiga faktor utama, yakni diri sendiri, lingkungan sekitar, dan ketersediaan obat-obatan terlarang itu sendiri. Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dan dapat memperbesar risiko seseorang terjerumus apabila tidak diwaspadai sejak dini. “Kalau salah satu dari tiga faktor itu tidak dikendalikan, potensi seseorang terjerumus narkoba akan semakin besar,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya peran individu dalam membentengi diri dari pengaruh negatif, termasuk kemampuan memilih pergaulan sehat dan menghindari rasa ingin tahu berlebihan terhadap zat terlarang. Lingkungan kampus, keluarga, dan pertemanan turut menjadi benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan mahasiswa. “Lingkungan yang sehat akan sangat membantu mahasiswa tetap berada di jalur yang benar,” tuturnya.
Yeni berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjadikan penyuluhan ini sebagai bekal awal untuk menolak segala bentuk godaan narkoba selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. “Jauhi narkoba, karena masa depan kalian jauh lebih berharga daripada kesenangan semu,” pungkasnya. (andhiko ta)


