IGMTVnews.com —– Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), Dr. H. Marzuki Alie, menyampaikan tiga pesan penting kepada mahasiswa penerima beasiswa, Senin (26/10).
Arahan itu ia berikan kepada mahasiswa baru penerima beasiswa KIP-K maupun beasiswa Yayasan IGM. “Beasiswa ini adalah tiket untuk memutus mata rantai kemiskinan,” katanya di hadapan ratusan mahasiswa penerima beasiswa.
Untuk diketahui, Penerima beasiswa KIP-K tercatat 268 mahasiswa, dengan pembiayaan 45–60 persen dari pemerintah dan 55–40 persen dari yayasan. Beasiswa Yayasan IGM terdiri atas beasiswa penuh untuk 34 mahasiswa, termasuk 4 mahasiswa asing, beasiswa parsial untuk 62 mahasiswa, dan beasiswa bagi anak dosen atau karyawan IGM untuk 4 mahasiswa.

“Jangan bangga hanya karena menjadi penerima beasiswa. Targetkan suatu hari kalian yang menjadi pemberi beasiswa,” ujar Marzuki.

Marzuki kemudian mengenang pengalaman pribadinya 52 tahun lalu. Pada 1974, ia tidak bisa kuliah karena tidak ada beasiswa. Ia lalu menempuh jalan singkat dengan mengikuti tes pilot dan hendak berangkat ke Jerman, tetapi semuanya tidak terwujud. “Makanya hari ini saya berdiri di sini, untuk memastikan kalian tidak seperti saya pada 1974,” katanya.

Pesan ketiga yang ia titipkan adalah agar para penerima beasiswa menjaga nama baik orang tua dan kampus. “Kesempatan ini tidak datang dua kali, jadi jaga kepercayaan orang tua dan kampus dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya. (ata)


