M. Mayqi Syahrudin – Adek Intan, Putra – Putri Syariah Indo Global Mandiri 2026

IGMTVnews.com —– Ajang pemilihan Putra-Putri Syariah Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) 2026 berakhir dengan penuh haru dan dramatis. Setelah melalui persaingan ketat, gelar bergengsi tersebut resmi disematkan kepada M. Mayqi Syahrudin dan Adek Intan sebagai Putra dan Putri Syariah terpilih tahun ini.

Perhelatan akbar tersebut digelar di Aula Lantai XII Kampus Sudirman UIGM pada Kamis (16/4/2026). Penonton yang memadati lokasi acara berkali-kali memberikan riuh tepuk tangan saat melihat aksi memukau serta tajamnya opini yang dilontarkan para peserta di hadapan dewan juri. Penilaian berlangsung alot karena setiap finalis menunjukkan kualitas intelektual dan kemampuan komunikasi yang seimbang, terutama dalam memaparkan pemahaman mengenai ekonomi syariah.

Wakil Rektor III Universitas IGM, Dr. Hj. Tien Yustini, menyatakan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam ajang ini, melainkan pengalaman dan ilmu yang didapat selama masa karantina.

Ia menekankan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan organisasi dan kompetisi seperti ini sangat efektif untuk mengasah kreativitas serta meningkatkan kemampuan berbahasa asing yang krusial di era global. Universitas juga terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam unit kegiatan kemahasiswaan sebagai sarana pengembangan karakter di luar jam kuliah formal.

“Mentalitas juara yang sesungguhnya lahir dari keberanian mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi diri melalui berbagai tantangan positif di lingkungan kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Bisnis Syariah UIGM, Dr. H. Chandra Satria, menegaskan bahwa pemilihan Putra-Putri Syariah telah menjadi tradisi dan agenda tahunan yang wajib dijaga keberlangsungannya. Program ini merupakan bentuk pembinaan langsung untuk mencetak duta-duta yang mampu merepresentasikan nilai-nilai syariah secara modern kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk lulusan yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus karakter yang kuat sesuai dengan jati diri syariah,” pungkasnya. (andhiko ta)