Memori Kolektif DKV UIGM: Satukan Pameran “Nostalgila26” dan Bulan Indonesia Menggambar

IGMTVnews.com —– Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Indo Global Mandiri (DKV UIGM) menggelar pameran bertajuk “Nostalgila26” sebagai bagian dari perayaan Mei Bulan Indonesia Menggambar 2026 Zona Sumatera Selatan, 18 – 21 Mei 2026.

Ketua Program Studi DKV UIGM, Husni Mubarat, S.Sn, M.Sn, menjelaskan acara berskala regional ini mengusung tema besar “Motif” yang dimaknai sebagai memori kolektif guna menyatukan berbagai agenda seni dalam satu wadah terintegrasi.

“Kami sengaja memadukan momentum lokal mahasiswa dengan gerakan nasional ini agar gaung kreativitas di wilayah Sumatera Selatan menjadi jauh lebih kuat dan berdampak luas,” ujarnya.

Agenda dua tahunan ini, lanjutnya, dirancang khusus untuk menampilkan karya-karya terbaik mahasiswa dari semester sebelumnya sekaligus berfungsi sebagai ruang penyegaran dari rutinitas akademik yang padat. Husni Mubarat mengungkapkan bahwa pameran tersebut menjadi tolok ukur penting untuk mengukur kualitas serta perkembangan kompetensi teknis mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan mereka.

“Melalui ruang apresiasi terbuka seperti ini, kejenuhan mahasiswa selama proses asistensi tugas dapat tersalurkan menjadi sebuah kebanggaan visual yang bisa dinikmati publik,” paparnya.

Selain memajang karya internal, perhelatan ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional untuk mendorong pengesahan naskah akademik Mei Bulan Indonesia Menggambar di tingkat kementerian oleh sejumlah perguruan tinggi seni terkemuka di Indonesia.

“Keterlibatan kampus dalam pembagian zona seni ini menegaskan peran aktif daerah dalam mendukung penguatan ekosistem menggambar secara nasional,” katanya.

Kemeriahan pameran ini semakin lengkap dengan adanya partisipasi aktif dari institusi luar kampus melalui penyelenggaraan workshop praktis yang diikuti oleh sekitar 60 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada hari kedua pelaksanaan. “Generasi muda setingkat SMK harus diberikan stimulus nyata dan ruang interaksi langsung dengan dunia kampus agar mentalitas berkarya mereka terbentuk sejak dini,” pungkasnya. (andhiko ta)