Tips Investasi Aman: Pahami, Punya, dan Pantau untuk Kebebasan Finansial

IGMTVnews.com —– Kepala BEI Sumsel, Hari Mulyono, mengajak mahasiswa Fakultas Bisnis dan Syariah Universitas Indo Global Mandiri investasi resmi di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini krusial guna menangkal jeratan judi online dan instrumen ilegal.

“Pahami, punya, dan pantau aset Anda untuk keamanan finansial masa depan,” tegas Hari dalam Seminar nasional bertajuk “Transformasi Digital dalam Pengembangan Pasar Modal Syariah di Era Ekonomi Digital”, Aula Lantai III Kampus IGM Rabu (15/4)

Ia menekankan pentingnya pemahaman dasar bagi generasi muda sebelum terjun ke dunia investasi. Ia memaparkan bahwa langkah awal yang paling krusial adalah memahami instrumen yang dipilih guna menghindari risiko kerugian akibat ketidaktahuan. Mahasiswa diingatkan untuk tidak sekadar mengikuti tren tanpa dasar logika yang kuat karena pasar modal membutuhkan kecermatan dalam menganalisis setiap pergerakan harga saham maupun reksadana.

“Investasi yang dimulai tanpa edukasi yang mumpuni sama saja dengan menyerahkan masa depan finansial kita pada faktor keberuntungan semata,” ujarnya.

Selain pemahaman, Hari menjelaskan konsep “Punya” yang menitikberatkan pada kemampuan individu dalam mengatur keuangan pribadi secara mandiri. Menurutnya, seseorang baru dikatakan siap berinvestasi apabila telah mampu memisahkan dana kebutuhan pokok dengan dana yang akan dialokasikan ke pasar modal. Hal ini sangat penting agar aktivitas investasi tidak mengganggu stabilitas pengeluaran rutin harian yang bisa berdampak pada tekanan mental. Kemandirian dalam mengelola arus kas pribadi menjadi fondasi utama bagi anak muda untuk membangun portofolio yang sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kedisiplinan mengelola dompet pribadi adalah tiket utama bagi siapa saja yang ingin mencicipi manisnya keuntungan di bursa efek,” jelasnya.

Terakhir, kata dia, strategi yang tidak kalah penting adalah melakukan pemantauan secara konsisten terhadap aset yang telah dimiliki di pasar modal. Hari menegaskan bahwa investasi bukan merupakan aktivitas pasif yang dibiarkan begitu saja setelah membeli instrumen tertentu. Anak muda harus rajin memantau laporan kinerja perusahaan maupun dinamika pasar guna mengambil keputusan strategis, baik untuk menambah kepemilikan maupun melakukan pelepasan aset. Dengan pengawasan yang ketat, risiko kehilangan nilai aset dapat diminimalisir secara efektif melalui langkah-langkah mitigasi yang tepat.

“Menjadi investor cerdas berarti harus siap meluangkan waktu untuk mengamati pertumbuhan aset agar selaras dengan target keuangan yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (andhiko ta)