Konsep Berpikir Komputasional Diperkenalkan ke Pendidik Anak Usia Dini

IGMTVnews.com —– Puluhan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti Workshop Implementasi Berpikir Komputasional di Indo Global Mandiri Convention Center, Minggu (26/7).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan konsep berpikir komputasional agar pembelajaran di kelas menjadi lebih menyenangkan, kreatif, dan bermakna bagi anak usia dini.

Praktisi sekaligus akademisi Pendidikan Anak Usia Dini, Dr Irma Yuliantina M.Pd, menjelaskan jika berpikir komputasional pada dasarnya mengajarkan anak cara berpikir terstruktur, logis, dan sistematis sejak dini. “Berpikir komputasional ini bukan tentang komputer, tetapi tentang bagaimana mengajak anak berpikir secara terstruktur, logis, dan sistematis,” ujarnya saat dibincangi IGMTVnews.com.

Menurut Irma, kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi anak menghadapi tuntutan kompetensi global di masa depan, khususnya dalam hal berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Ia menegaskan bahwa metode ini dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan bermain dengan alat dan bahan sederhana di sekitar anak, tanpa harus selalu menggunakan perangkat komputer. “Kalaupun menggunakan komputer, bukan soal cara memakai perangkatnya, melainkan cara berpikir dengan bantuan teknologi,” katanya.

Ia menambahkan, stimulasi berpikir komputasional bisa dimulai sejak anak berusia dua hingga tiga tahun, baik di sekolah melalui kebiasaan dan transisi kegiatan, maupun di rumah bersama orang tua. Irma mengungkapkan pihaknya telah menguji coba metode ini selama tiga tahun dan terbukti efektif mendukung tumbuh kembang anak. “Kami sudah menguji coba metode ini selama tiga tahun dan hasilnya sangat efektif bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya. (andhiko ta)